Jerman kini memimpin klasemen sementara Grup D setelah menang 4-0 dari Australia.
Oleh MT Rizky

Jerman memperlihatkan ketangguhannya sebagai kandidat juara Piala Dunia 2010. Melakoni laga perdananya di Grup D melawan Australia di Moses Mabhida Stadion, Senin (14/6) dinihari WIB, tim Der Panzer berhasil meraih kemenangan sangat meyakinkan, empat gol tanpa balas dari skuad Socceroos.
Jerman tampil sangat agresif sejak awal pertandingan. Di babak pertama, skuad asuhan Joachim Low ini langsung berhasil mendapatkan dua gol. Low dalam pertandingan perdana penyisihan grup ini langsung menurunkan Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Lukas Podolski, Miroslav Klose dan Thomas Muller sebagai starter.
Sementara bek milik Bayern Munich Holger Badstuber diberikan pula kesempatan oleh Low. Laga ini menjadi pengalaman perdana bagi Badstuber di Piala Dunia setelah sebelumnya sempat mengawali penampilannya bersama timnas dalam serangakaian laga ujicoba.
Di awal babak, Australia sebenarnya sempat membuat ancaman ke gawang Jerman. Namun sebuah kemelut yang didapatkan Harry Kewell masih belum bisa membuahkan hasil.
Setelah sempat tertekan, para pemain Jerman bangkit. Sejumlah variasi serangan dilakukan untuk menembus barisan pertahanan Australia yang dikomandani oleh Lucas Neill.
Setelah beberapa kali membombardir jantung pertahanan Australia, skuad Die Mannschaft ini akhirnya berhasil juga mendapatkan golnya. Gol tersebut tercipta di menit kedelapan dari sebuah skema penyerangan yang dilakukan dari sisi lapangan sebelah kanan.
Berawal dari umpan Ozil, Muller kemudian menyodorkan bola yang diraihnya itu ke pusat kotak penalti lawan. Podolski yang berdiri bebas tanpa kawalan langsung menyambutnya menjadi sebuah gol lewat tendangan kaki kirinya yang keras.
Usai meraih keunggulan, Jerman bukannya mengendurkan tensi serangannya kepada Australia. Jerman justru terlihat menjadi lebih dominan lagi. Setelah sempat membuang kesempatan yang dimilikinya, Klose akhirnya menuntaskan kesempatan berikutnya menjadi gol. Gol tersebut dicetak oleh pemain yang memiliki tinggi badan 184 sentimeter ini setelah menyambut umpan silang Philipp Lahm dari luar kotak penalti lawan.
Unggul dengan dua gol ternyata tidak membuat Australia bisa keluar dari tekanan yang diberikan pemain Jerman. Di menit ke-30, Jerman nyaris lagi memperbesar keunggulannya ketika bol tendangan Ozil yang sudah mengarah ke gawang masih bisa diselematkan oleh Neill.
Peluang berikutnya juga terjadi lagi lewat Sami Khedira yang memanfaatkan umpan dari Lahm. Sayang, bola dari tandukan kepalanya tersebut masih melambung ke atas mistar gawang Mark Schwarzer.
Lalu di menit ke-39, sebuah skema penyerangan yang dilakukan secara apik juga membuat jantung para pemain Australia kembali berdegup kencang. Saat itu Ozil yang telah bergerak maju dan sudah tinggal berhadapan dengan kiper Schwarzer masih belum dapat memanfaatkan peluangnya. Bola yang disodorkan oleh Podolski ternyata masih lebih dulu dihalau oleh Shwarzer yang bergerak maju.
Memasuki babak kedua, Australia berusaha memberikan perlawanan. Namun upaya itu tetap tidak mendapatkan hasil. Bahkan di menit ke-56, anak asuh Pim Verbeek ini mendapatkan persoalan serius ketika Tim Cahill diganjar kartu merah usai membuat pelanggaran keras kepada Schweinsteiger.
Unggul dengan jumlah pemain di lapangan membuat Jerman semakin lebih leluasa mengacak-acak lini belakang Australia. Menit ke-60, Klose nyaris membuat gol keduanya ketika tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper.
Lima menit kemudian, Klose kembali lagi gagal menuntaskan umpan dari Podolski ketika tandukan kepalanya masih melebar di sisi gawang Australia. Namun pada kesempatan berikutnya yang didapat, Muller berhasil menuntaskannya menjadi gol. Setelah sempat mengecoh Scott Chipperfield, Muller melepaskan tendangannya ke sudut tiang gawang.
Ternyata pesta gol Jerman belum usai. Cacau yang tampil sebagai pengganti Klose di menit ke-68, turut menyumbangkan juga sebuah gol kemenangan bagi Jerman setelah sepuluh menit berlari di lapangan.
Susunan Pemain:
Jerman: Neuer, Friedrich, Mertesacker, Badstuber, Lahm; Ozil (Gomez ’74, Khedira, Muller, Schweinsteiger; Klose (Cacau ’68), Podolski (Marin ’81)
Australia: Schwarzer, Neill, Moore, Culina, Grella (Holman ’46); Emerton (Dejinak ’74), Wilkshire, Valeri, Chipperfield, Garcia (Rukavytsya ’64); Cahill








