Hosting

Gerakan ‘Back to Family’ untuk Hadang Pengaruh Video Porno


Berita Terpopuler Petiknews



Jakarta – Luasnya peredaran video mesum yang mirip Ariel Peterpan dan Luna Maya hingga di ponsel-ponsel pelajar sungguh memprihatinkan banyak pihak. Untuk menangkal efek negatif video tersebut, muncullah gerakan ‘Back to Family’.

“Ikatan keluarga harus kembali diluruskan, semuanya harus menjalankan fungsi-fungsinya, seorang ibu di dalam keluarga harus berperan aktif mencegah pengaruh negatif dari luar rumah,” ujar Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo.

Hal tersebut diutarakannya dalam sesi jumpa pers LDII Go Green 2010, di restoran Redbean, di jalan Pengayoman, Makassar, sabtu (19/6/2010).

Menurut Prasetyo, masyarakat luas tidak seharusnya menggunakan limbah Teknologi Informasi (TI) untuk keperluan yang tidak bermoral, seperti mengedarkan video mesum atau melakukan seks bebas seperti yang ada dalam video mesum tersebut. Jika fungsi keluarga sebagai pengontrol norma-norma tidak dijalankan sebagaimana mestinya, lanjut Prasetyo, para remaja akan mencari norma-norma sendiri di luar rumah, yang belum tentu mengandung nilai-nilai positif.

Prasetyo juga menyebutkan Komisi I DPR RI harus mengevaluasi UU ITE agar bisa mengejar kecepatan arus teknologi informasi dan bisa menjerat para pelaku video mesum yang menggunakan media teknologi informasi. “Fenomena pemanfaatan limbah teknologi informasi yang tidak sepantasnya ini tidak bisa direm, selain dengan upaya pemerintah, legislator dan peran keluarga di rumah,” tandas mantan ketua Dewan
Mahasiswa ITB tahun 1978 ini.

(mna/gah)

source

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...



About

Speak Your Mind

*