
“Saya merasa begitu sulit untuk bisa lolos ke 16 besar. Saya bisa lihat bagaimana sepakbola Korea telah berkembang hingga bisa mengatasi tekanan berat seperti tadi,” kata Park.
begitulah ungkapan Park Ji Shung ketika berhasil menahan imbang Nigeria 2-2 pada Selasa, 22 Juni 2010 yang lalu. Dengan kenyataan juga menandakan perkembangan sepakbola Korsel telah berkembang. Hal ini juga tidak lepas dari peran serta arsitek tim tersebut, Huh Jung Moo. Pelatih terbaik AFC 2009 itu mampu mengangkat moral timnya usai kalah telak 1-4 dari Argentina di partai sebelumnya.
Huh Jung Moo adalah veteran Korea Selatan di Piala Dunia 1986. Saat itu ia punya tugas berat, mengawal Diego Maradona yang sekarang adalah pelatih Argentina. Korsel kalah 1-3 namun Maradona gagal mencetak gol.
Sebagai pemain, Huh Jung Moo adalah pemain yang tanpa kompromi. Pada Piala Dunia 1986, dia juga merasakan bagaimana nikmatnya mencetak gol di turnamen bergengsi itu.
Dan tidak bisa dipungkiri, pada piala dunia 2010 ini Korsel merupakan kebanggaan benua asia.
Sumber : Vivanews








