
Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers Mabes Polri yang diwakili oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2010).
Salah seorang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 pada pekan ini, Heri Sigu, ternyata memiliki rencana melakukan serangan terhadap salah satu kedutaan besar negara asing di Jakarta.
Kedutaan besar yang akan diserang merupakan salah satu kedutaan dari benua eropa. Selain itu, Heri juga berencana melakukan serangan terhadap institusi Polri pada Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.
Heri juga memiliki peran menyembunyikan Abdullah Sonata yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). “Meidi alias Budiyanto. Orang tua dari Heri Sigu ini juga berperan menyembunyikan DPO Abdullah Sonata,” ungkap Edward.
Dari penangkapan Heri, Densus berhasil menyita satu pucuk senjata pistol Walter, amunisi 9 mm, dan sejumlah rangkaian elektronik untuk bom peledak. Heri sendiri memiliki nama lain, Heri Amshory alias Johan Effendi alias A Roni alias M Nuruddin alias Abdul Fatah alias Jamalluddin alias M Al Anshori alias Aki Soghir.
sumber : okezone








