Hosting

FPI Diadukan Ke Komnas Ham Oleh Politis PDIP


Berita Terpopuler Petiknews



“Saya akan melaporkan tindakan pelanggaran HAM tersebut ke Komnas HAM pada Senin tanggal 28 Juni 2010,” kata Ribka secara tertulis ke VIVAnews.com.

Ribka Tjiptaning, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mengecam aksi pembubaran acaranya yang dilakukan Front Pembela Islam dan sejumlah organisasi massa Kamis kemarin, 24 Juni 2010. Ribka berencana melaporkan aksi pembubaran acara sosialisasi kesehatan itu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Menurut Ribka, laskar militan itu menuduh acara kegiatan sosialisasi kesehatan gratis di sebuah rumah makan di Banyuwangi yang diadakannya bersama anggota DPR Rieke Diah Pitaloka dan Nursuhud sebagai pertemuan kader komunis. Padahal acara itu, kata Ribka, adalah acara sosialiasi hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan gratis dan sosialisasi Rancangan Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.

Baru acara berlangsung 40 menit, segerombolan orang datang menggeruduk dengan beringas.

“Acara tersebut dibubarkan secara paksa oleh Ormas Islam, Front Pembela Islam Banyuwangi, Jawa Timur, bersama Forum Umat Beragama, dan LSM Gerak. Polisi yang berada di sana justru turut membubarkan seperti permintaan dan tututan ormas tersebut. Mereka menuduh acara tersebut adalah pertemuan kader komunis,” kata Ribka.

“Atas peristiwa ini, kami menyatakan sikap, pertama, bahwa yang dilakukan Front Pembela Islam Banyuwangi, Jawa Timur, bersama Forum Umat Beragama, dan LSM Gerak merupakan tindakan antidemokrasi dan melanggar hak asasi manusia,” kata Ribka.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, juga mengecam pembubaran acara anggota DPR itu. Marzuki menyatakan, seharusnya FPI melakukan klarifikasi terlebih dahulu.

Sementara itu, salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat FPI, Sobri Lubis, menyatakan organisasinya akan menggelar rapat mengenai insiden ini. Sobri mengakui, memang ada anggota FPI pada saat kejadian. “Tapi bukan FPI saja, juga ada ormas-ormas Islam lain yang ikut,” kata Sobri. “Soal benar mereka komunis atau bukan, kami lagi mengumpulkan data.”

sumber : vivanews

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...



About

Speak Your Mind

*