Prostitusi atau lebih mudah disebut praktek pelacuran tidak hanya terjadi di kalangan bawah saja. Di kalangan selebriti hal ini juga terjadi, meskipun tak terjadi secara terang-terangan. Bak kentut yang tidak terlihat, tapi bisa dirasakan.
Kata dia, beberapa selebriti yang pernah ditanganinya ada yang sekarang keluar dari manajemen demi melakukan praktek pelacuran tersebut. “Ya banyak kok mantan-mantan (artis) saya yang ‘jualan’. Semua boleh dicatat kok, enggak masalah. Kalau mereka tahu saya bilang seperti ini, nanti mereka mikir sendiri,” ujarnya sambil tertawa.
Tata tak mau ambil pusing dengan artis yang terjerumus ke lembah hitam itu. Dia berprinsip, itu hak dan pilihan artis yang bersangkutan. “Ya, mungkin itu gaya hidup mereka,” sambungnya.
“Menurut aku, di Indonesia cukup banyak (prostitusi di kalangan artis) ya. Tapi jeleknya di Indonesia itu munafik, banyak yang ‘oh gue tuh artis baik, artis berprestasi, tapi kita tahu (artis) Indonesia itu bayarannnya berapa, dan kehidupannya juga glamour. Kadang lebih besar pasak daripada tiang,” paparnya kepada okezone.
[okezone]









