
Kuatnya genggaman tangan sering dianggap sebagai tanda kepercayaan, juga panjang umur. (Foto: gettyimages)
Sebuah studi selama sekira 10 tahun melaporkan, lebih dari 50.000 orang telah mengungkap bahwa kekuatan genggaman, kecepatan berjalan atau bangun dari kursi, serta kemampuan untuk menyeimbangkan tubuh merupakan indikator berapa lama kita bisa hidup. Demikian seperti dilansir dari Times of India, Selasa (28/9/2010).
Dalam studi yang telah dipublikasikan British Medical Journal tersebut, Medical Research Council (MRC) mengukur ketegasan dari genggaman tangan para partisipan berusia 18 tahun sampai lebih dari 80 tahun. Studi yang dihelat di 33 negara ini menguak fakta bahwa hubungan antara kekuatan genggaman dan kelangsungan hidup dapat dilihat pada orang muda maupun manula. Tes-tes kemampuan fisik lainnya juga diberikan pada partisipan, termasuk tes kecepatan berjalan, naik kursi, dan keseimbangan berdiri dilakukan.
“Langkah-langkah penilaian sederhana noninvasif yang terkait dengan kesehatan masa kini dan masa depan ini bisa membantu dokter mengidentifikasi orang yang kesehatannya paling rentan di kemudian hari. Serta intervensi awal (langkah pencegahan) untuk menjaga mereka aktif lebih lama,” kata Rachel Cooper dari MRC.
[okezone]








