Ditanggal tersebut, Presiden akan mengumpulkan dan membagikan raport para menteri dan jabatan setingkat menteri di Kantor Presiden.
“Bapak Presiden mengatakan, sekira tanggal 20 Oktober akan ada pengumuman evaluasi. Beliau akan memberikan kami raport masing-masing,” kata Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Lubang Buaya, Jakarta, Jumat (1/10/2010).
Menghadapi moment tersebut, Jero mengaku yakin tidak akan mendapatkan raport merah, karena institusi yang dipimpinnya dinilai menunjukkan prestasi.
“Ya Budpar-kan Anda lihat turis naik, kedatangan wisatawan naik, wisatawan luar negeri naik, semua hotel kapasitasnya bertambah, itu indikasi. Kemudian penerbangan juga ditambah, film juga tambah baik, karyanya juga tambah banyak, jadi cukup baik lah, mudah-mudahan evaluasinya bagus dari Presiden, kalau saya optimis saja,” imbuhnya.
Pria yang menjabat Menbudpar selama dua periode ini mengatakan, evaluasi yang dilakukan Presiden kepada bawahannya memang diperlukan.
“Ini justru cara manajemen yang baik, manajemen kenegaraan seperti layaknya manajemen perusahaan, terutama dalam penilaian. Tidak boleh ada orang yang tidak jelas tugasnya, apa karena sebagai menteri. Kan ada tugasnya masing-masing dan ada kontrak kinerja dengan Presiden. Setiap saat, kontrak kinerja itu dicek sudah dikerjakan atau belum. Kalau sudah dikerjakan, apakah hasilnya baik atau belum, di samping suara rakyat yang harus kita dengarkan, harus responsif,” paparnya.
Jero berpesan kepada para menteri dan pejabat setingkat menteri lainnya untuk tidak mengkhawatirkan evaluasi ini. “Evaluasi itu proses yang baik, proses yang sehat, yang fair. Jangan terlalu khawatir atau takut dan mempertanyakan kok ada evaluasi. Ya memang harus seperti itu. Sepanjang para menteri melakukan tugasnya itu, ya tidak usah khawatir lah,” tandasnya.
[okezone]









