Kapolresta Tasikmalaya AKBP Hendra M Suhartiyono mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB, sekelompok orang yang diduga geng motor mendatangi rumah milik TNI yang dihuni Nina. Mereka melempari mobil milik korban yang terparkir di depan rumah.
“Yang dilempar itu mobilnya, cuma garasinya kena lempar juga, jadi sedikit rusak,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/10/2010).
Aksi yang berlangsung singkat tersebut tidak sampai menimbulkan korban luka. Beberapa saat setelah kejadian, polisi langsung melakukan razia ke sejumlah titik di Kota Tasikmalaya.
Dari hasil razia tersebut, sebanyak 13 orang yang diduga geng motor ditangkap. Polisi juga mengamankan 13 motor yang ditinggalkan pemiliknya saat razia.
“Karena tak ada bukti, mereka kita lepaskan lagi. Di antara mereka memang ada yang hanya nongkrong,” tandasnya.
Lebih jauh Hendra mengatakan, perusakan tersebut terkait kedekatan anak korban dengan anggota geng motor lainnya. Kebetulan, geng motor tersebut bermusuhan dengan geng motor yang merusak mobil korban.
“Anggota geng motor yang melempari itu, ternyata memonitor kalau pesaingnya sering datang ke rumah korban,” pungkasnya.
[okezone]









