VIVAnews – Pada 16 tahun yang lalu, sebuah gedung kantor pemerintah Amerika Serikat (AS) di Oklahoma City, hancur akibat sebuah bom mobil. Sebanyak 168 orang, termasuk 19 anak-anak yang berada di pusat penitipan anak, tewas.
Bom mobil itu juga melukai sedikitnya 500 orang. Dengan emosional, presiden AS saat itu, Bill Clinton bersumpah untuk menghukum para pelaku seberat-beratnya. Menurut stasiun televisi BBC, ledakan terjadi setelah pukul 9 pagi waktu setempat atau saat banyak orang mulai bekerja di gedung itu. Bom itu menghancurkan sebagian besar gedung Alfred Murrah berlantai sepuluh.








