Hosting

Ada Beberapa Kejanggalan Dalam Tragedi Jatuhnya Sukhoi Di Bogor


Berita Terpopuler Petiknews


Ada Beberapa Kejanggalan Dalam Tragedi Jatuhnya Sukhoi Di Bogor – Dalam tragedi jatuhnya pesawat sukhoi superjet (SSJ 100), ternyata meninggalkan beberapa kejanggalan yang menjadi catatan untuk KNKT. Diantara kejanggalan dalam tragedi jatuhnya sukhoi di Bogor diantaranya adalah : Rute Joy Flight Kejanggalan ini diungkapkan pengamat penerbangan Samudera Sukardi, yang juga mantan petinggi Pelita Air. Joy… [Continue Reading]




Nasib PKS Akan Diputuskan Setgab Nantinya


Berita Terpopuler Petiknews


Nasib PKS Akan Diputuskan Setgab Nantinya – Karena bersebrangan dengan koalisi pada sidang paripurna yang notabenenya membahas kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan alih-alih sepaham, PKS dianggap ‘membelot’ ke oposisi. Dan karena ini pula maka nasib PKS akan diputuskan melalui rapat Setgab. Pria yang akrab dipanggil ‘Si Poltak’ ini menambahkan, dalam hal ini Presiden Susilo… [Continue Reading]




Demonstran Selamatkan Diri Ke Arah Senayan dan Slipi


Berita Terpopuler Petiknews


Demonstran Selamatkan Diri Ke Arah Senayan dan Slipi – Tidak lebih dari lima menit petugas sudah berhasil memukul mundur mahasiswa dan buruh yang sejak pagi menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Polisi membubarkan paksa pengujuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI. Cara ini dilakukan polisi karena pengunjuk rasa mulai melempari petasan… [Continue Reading]




Apa Sebab Jerapah Kebun Raya Surabaya Jadi Sorotan Dunia?


Berita Terpopuler Petiknews


Jerapah Kebun Raya Surabaya Jadi Sorotan Dunia – Kembali negeri tercinta ini menjadi sorotan media internasional, khususnya Jerapah yang ada dikebun raya surabaya. Apa yang menyebabkan Jerapah Kebun Raya Surabaya (KBS) Menjadi Sorotan Dunia? Situs berita Amerika Serikat, FOX News memuat artikel berjudul, “Nightmare zoo in Indonesia shaken by giraffe death”, sementara Telegraph Inggris memberi… [Continue Reading]




Ayah Gendong Mayat Anaknya Naik KRL Ke Bogor Dari Jakarta


Berita Terpopuler Petiknews


Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn). Terjadi dijakarta, seorang Ayah menggendong mayat anaknya naik KRL dari Jakarta ke Bogor karena tak mampu bayar ambulan. Supriono akan memakamkan si kecil di kampung… [Continue Reading]




Pengemudi Xenia Maut, Selain Sabu Ternyata Juga Konsumsi Ekstasi Dan Ganja


Berita Terpopuler Petiknews


“Pengemudi Xenia Maut Apriani Susanti (29) yang telah renggut banyak korban jiwa, ternyata selain mengkonsumsi sabu tapi juga memakai narkotika jenis lain ekstasi dan ganja.” “Mobil Xenia pinjaman. sempat memakai narkoba jenis ekstasi dan ganja di tempat hiburan,” tutur Kabidhumas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/1/2012)…. [Continue Reading]




Xenia Maut Renggut Korban Jiwa


Berita Terpopuler Petiknews


“Mobil xenia maut yang dikemudikan oleh Apriani Susanti (29) renggut korban jiwa” “Mobil itu bukan ngebut lagi tapi sangat kencang dan sempat oleng zig-zag begitu,” kata seorang saksi mata, Suwarto, 54 tahun, saat ditemui di unit kecelakaan Polda Metro Jaya. Seorang saksi mata yang selamat dari peristiwa tabrakan maut di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu… [Continue Reading]




BK Periksa 4 Pimpinan Banggar


Berita Terpopuler Petiknews


“Semua akan kita klarifikasi,” kata Prakosa di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis. Sebelumnya, BK telah meminta penjelasan Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh berserta jajarannya dan Badan Urusan Rumah Tangga. Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat meminta penjelasan empat pimpinan Badan Anggaran atau Banggar terkait renovasi ruang kerja Banggar yang menelan dana Rp 20,3 miliar, Kamis… [Continue Reading]




Kisah WNI Kru Concordia Selamat dari Maut


Berita Terpopuler Petiknews


VIVAnews – Kepanikan dan kekacauan melanda para penumpang Costa Concordia saat tahu kapal pesiar mewah itu menabrak karang dan akan tenggelam. Jika sudah begini, maka kru kapal yang bertugas memiliki tanggung jawab berat menenangkan penumpang dan mengendalikan situasi. Salah satu kru kapal warga negara Indonesia, Teguh Haryono, mengatakan saat itu dia tengah berada di dapur restoran Milano tempatnya bekerja sebagai pelayan saat kapal menabrak karang. Kala itu, kapal miring, namun tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi. Penumpang yang panik mulai berteriak-teriak. Teguh bersama kru lainnya berusaha keras menenangkan penumpang dengan mengatakan kapal berguncang akibat angin. Dia baru tahu ada sesuatu yang tidak beres setelah mendengarkan kode rahasia yang diumumkan di pengeras suara. “Terdengar sinyal, Tango-India-Tango-India, yang artinya ada orang sakit. Kita tidak tahu ada kebocoran, 30 menit kemudian sinyal emergency dinyalakan. Kami langsung menggiring penumpang ke master station A dan B,” kata Teguh saat dihubungi VIVAnews , Selasa 17 Januari 2012. Di saat situasi darurat tersebut, setiap kru kapal telah mengetahui tugasnya masing-masing. Pembagian tugas ini dilakukan pada saat pelatihan, sebelum mereka semua berlayar. Teguh yang sudah sembilan tahun berlayar bersama perusahaan Costa Cruises tahu betul apa yang harus dia lakukan. “Saya bertugas di life boat , yang melepaskan sekoci dari kapal. Di life boat tempat saya bertugas, kapasitasnya 60 orang,” kata Teguh. Dia mengatakan terdapat 26 life boat, sebagian besarnya memiliki kapasitas hingga 150 orang. Selain life boat, terdapat 69 perahu karet dengan kapasitas 35 orang. Teguh menjelaskan terdapat 3.124 penumpang dan lebih dari 1.000 kru kapal di Concordia, semuanya larut dalam kepanikan. Tapi entah kenapa, kata Teguh, saat itu dia merasakan sangat tenang tanpa rasa takut. Dengan ketenangan yang luar biasa, Teguh berusaha menjaga ketertiban para penumpang yang panik. “Penumpang panik berusaha menyelamatkan diri, saya marahi mereka untuk tetap tenang. Kami usahakan dahulukan wanita, anak-anak dan orang tua. Entah bagaimana, ada kekuatan yang menenangkan saya, semua akhirnya menuruti perintah saya dan life boat dapat diturunkan,” kata Teguh. Teguh mengaku mengalami cedera ringan saat menurunkan sekoci. Beruntung kala itu dia mengenakan helm pengaman, sehingga kepalanya tidak mengalami luka berat. Teguh mengatakan saat itu kru kapal adalah orang yang paling sibuk dalam menyelamatkan penumpang sebelum tim penyelamat datang. Dia menyayangkan, sekitar 70 persen petinggi kapal menyelamatkan dirinya masing-masing ke daratan, termasuk kapten kapal Fransesco Schettino. Setelah mengantarkan para penumpang menggunakan sekoci ke pulau terdekat, Giglio, tugas para kru kapal tidak selesai sampai disitu. Mereka harus bolak-balik beberapa kali dari pulau ke kapal untuk menyelamatkan penumpang lainnya. “Saya kedinginan, yang saya pikirkan kala itu hanyalah menyelamatkan anak kecil dan wanita. Setelahnya saya baru berpikir, saya punya anak dan istri yang juga mengkhawatirkan saya. Lalu saya telepon keluarga saya dan bilang saya selamat,” kata Teguh. (umi) • VIVAnews




Bagaimana Nasib Dari 170 WNI yang Selamat dari Kecelakaan Kapal ‘Titanic’


Berita Terpopuler Petiknews


“KBRI kirim staf konsuler untuk menemui warga kita. Belum ada informasi ada warga kita yang meninggal dalam peristiwa,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, kepada detikcom, Minggu (15/1/2012). Sebanyak 170 warga Indonesia yang bekerja di atas kapal pesar mewah Costa Concordia yang karam setelah menabrak karang di lepas pantai Tuscan, Italia, selamat. Untuk… [Continue Reading]